Late Night Call

hMMMMM

written by ninegust

[mingyu x rain]

 

“Aku rindu, hanya itu”

 

____________________________________

 

Sebagai designer pemula, Rain bisa dikatakan cukup ahli dalam menggabungkan eksistensi makhluk hidup ke dalam penggambaran imajinasinya. Tentu hal itu disambut baik dengan para petinggi yang membayar hasil kerjanya. Namun entah mengapa pada malam ini ia terlihat kacau.

Berkali-kali mengambil kertas, menodainya dengan tinta hitam, berdecak frustasi, menggulungnya asal lalu menyisihkannya ke lantai tanpa peduli. suara dengungan komputer dari ruang kerja di seberangnya, serta irama air menetes dari arah pantry terdengar jelas di rungu Rain semenjak ia memutuskan untuk menghabiskan separuh malamnya di tenpat kerja.

Bukan hal baru baginya duduk di depan meja kerja lalu menumpahkan ide-ide hingga lupa waktu. Pun tidak dapat menampik pula kalau pada kenyataannya Rain kerap merasakan lelah luar biasa secara jasmani maupun rohani. Kendati demikian mau tidak mau ia harus merelakan waktunya tergulung habis.

Semenjak sang kakak di tendang dari pekerjaannya, ekonomi keluarga menjadi terlonjak. Tentu biaya hidupnya dalam menjalani pekerjaan yang jauh dari rumah tidaklah sedikit, disamping itu pula neneknya baru-baru ini sedang menghadapi berbagai tindakan operasi yang membutuhkan biaya besar.

Harapan kedua orangtua Rain padanya cukup besar, maka dari itu ia tak sanggup membuat mereka kecewa. Malam ini pun sama, berbekal satu gelas karton besar berisi kopi hitam, serta roti sobek berbagai rasa, gadis itu berusaha melawan rasa kantuknya yang mulai menjalar.

Nada dering yang menunjukkan pesan masuk bersarang pada ponselnya. Tanpa melepas pensil dalam genggamannya Rain membuka layar kuncinya dan memastikan siapa gerangan yang mengantar pesan tengah malam begini.

Matanya bergerak antusias, sudut bibirnya mengembang, ia bernapas lega.

 

 

Mingyu Kim ❤

 

Hei, keras kepala

Kau bermalam lagi di kantor hari ini, huh?

 

Setidaknya di hari yang panjang ini, Rain bisa menutupnya dengan senyuman akibat seorang Kim Mingyu yang berhasil mencuri detak jantungnya lagi hari ini. Rasa khawatirnya sedikit meluruh kala ia mendapati pemuda itu mengirimkannya pesan singkat seperti ini.

Hubungan jarak jauh bukanlah hal yang mudah, Rain kerap kali dihantui oleh rasa waswas tentang hal-hal buruk yang bisa saja terjadi ketika mereka tak lagi bersama. Bukan berlebihan, namun agaknya gadis itu setuju bahwa di dalam suatu relasi rasa takut kehilangan itu perlu. Bukannya tahap paling mudah dalam berhubungan itu adalah saling menjaga? Karena kita hanya perlu saling memeluk komitmen masing-masing, tanpa perlu mengkhawatirkan eksistensi orang lain.

Belum selesai mengetik balasan, Rain tiba-tiba tertohok begitu nama Mingyu tertera pada panggilan telepon.

“H- ha-“

“Aku rindu”

Nah, begini saja contohnya. Kau tidak perlu repot-repot membawa makanan yang diinginkan si gadis, ataupun memesan banyak-banyak buket bunga untuk meluluhkan hatinya. Dengan satu kalimat yang mengandung dua kata dan delapan alfabet tersebut contohnya, kamu berhasil membuat bahagianya tercurah kembali.

-fin

 

yarabbi, kangen banget ini nulis kayak gini, sumpah yeorobun. dan finALLYYyyyyyyyyy setelah banyak galau-galau dan menerka-nerka kapan kambek, dan ternyata hari ini tangannya gatel dan terlampiaskanlah cerita ini.

MAAV YA KALO TIDA MENGESANKAN, karena aku cuman manusia biasa yeorobun, hwhwhwh bay!

 

 

 

Iklan

Are you okay?

ninegust2017©

[1 FOR 2 CHALLENGE WITH THEHUNLULU]

cast’s Kang Daniel with You | genre’s AU sad angst fluff | rate T | length ficlet

Jangan pikirkan apapun
Jangan katakan satu kata pun
Tertawalah saja denganku -Butterfly BTS

Continue reading “Are you okay?”